Tentu kita pernah melihat adegan kiper menangkap bola di udara dan berguling-guling mengerang kesakitan tak lama setelahnya. Dengan memalsukan cedera, menit bermain diharapkan terus bergulir demi mendekatkan mereka pada tujuan utama; entah itu mempertahankan kemenangan atau menjaga skor yang ada. Selain itu, wasit praktis akan menghentikan pertandingan apabila kiper terkapar di lapangan, dan itu menjadi kesempatan bagus untuk timnya bernapas sekaligus meredam intensitas serangan lawan.
Namun tidak selamanya kipper pura-pura cedar untuk mengulur waktu. Pada Ramadan 2018 lalu, penjaga gawang Tunisia Mouez Hassen dipaksa berpura-pura cedera demi memberi keuntungan timnya untuk berbuka puasa.
Hal itu dibenarkan pelatih Nabil Naaloul. Ia mengatakan: βItu jelas adalah strategi saya. Saya sudah menyiapkannya karena kami punya banyak pemain yang berpuasa,β ujarnya kepada BBC.
#ceritabola #football #shortsyoutube #footballshort #sepakbola #shortfund #shortsvideo #beritabola #updatebola

9 Comments
1111
Memanfaatkan untuk berbuka puasa karena bagian dari kewajiban ibadahnya π
Pertama
Setidaknya pihak dan wasit sudah mengerti. Btw buka puasa pake air doang ngga perih tuh perut
Selamat menunaikan ibadah puasa β€β€
Kenapa ga main malam aja, setelah buka puasa..
Semua memang ada di dalam sepakbola
Tidak berlaku di piala dunia 2022
Good