Ini bukan kutukan, tapi rekor aneh Matthijs de Ligt.
Sejak debut profesionalnya, Matthijs de Ligt selalu memulai musim dengan pelatih baru.
Bukan sekali. Bukan dua kali. Setiap musim.
2016/17 di Ajax, ia mulai bersama Peter Bosz.
Musim berikutnya ganti Marcel Keizer, Lalu Erik ten Hag.
Pindah ke Juventus? mulai bersama Maurizio Sarri, lalu Andrea Pirlo, lalu Massimiliano Allegri.
Ke Bayern München? mulai bersama Julian Nagelsmann, kemudian Thomas Tuchel.
Hijrah ke Manchester United? diawil bersama Erik ten Hag. Lalu musim berikutnya, Ruben Amorim dan kini berganti lagi.
Hasilnya: tak pernah ada dua musim berurutan dengan manajer yang sama.
Musim demi musim, pelatih datang dan pergi.
De Ligt tetap jadi bagian inti. Ia mencatat puluhan laga di bawah pelatih berbeda, dengan sistem dan tuntutan yang terus berubah.
Julukannya pun muncul dengan sendirinya:
The Managers’ Slayer.

Comments are closed.