Luis Enrique baru saja menemukan metode baru untuk mengatur timnya. Setelah tangannya patah karena kecelakaan sepeda, di laga PSG melawan Lens, ia mengejutkan semua orang dengan menghabiskan babak pertama di tribun pers alih-alih di pinggir lapangan, menonton pertandingan dari atas layaknya pelatih yang diusir wasit. Namun di babak kedua, ia turun kembali ke bangku cadangan dan mulai memimpin pemainnya dari tepi lapangan. Saat wartawan menanyakan alasannya, Enrique berkata ia mendapat ide itu dari pelatih rugby, karena dari tribun pers ia bisa melihat seluruh lapangan, setiap pergerakan, setiap kesalahan. Dengan begitu, ia masuk ruang ganti dengan penuh keyakinan. Bahkan ia menegaskan, โ€œSaya akan terus memakai metode ini.โ€

#shortsvideo #football #sepakbola #beritabola #infobola #shortsyoutube #updatebola #footballshort

Share.

47 Comments

  1. Orang yang nonton di tv aja bisa sok nge analisa , sok jadi pelatih apalagi pelatih asli . Pasti lebih paham . Bahkan dengan view VIP artinya seluruh pergerakan bisa terlihat dari segala sisi

  2. Mudah2an tinnas indonesia punya pelatih seperti ini, gw suka bgt kalo tim yg penuh variasi, banyak press ,intensitas tingi fihting spirit tinggi, menurut gw skrg sulit kalo maen cuma ngandelin bertahan kek masa primwnya dulu jaman2 mourinho meledak,
    Skrg bahkan tim papan bawah liga inggris berani pressing total walau lawannya papan atas, kalo mau maju ya harus mengikuti revolusi sepakbola yg terjadi

  3. Nah! Pikiran gw dr kcl mnjadi knyataan trnyata. Dr jmn SAF latih MU dulu, jaman Beckham, gw udh mikir, "Emg kelihatan ya ngelihat prmainan dr view pelatih?" Psti ngga' akan kelihatan sih. Lbh enak dari Tribun. Trnyata pikiran gw dr kcl udh visioner ya ๐Ÿ˜‚

  4. Kan ada layar kecil di bangku cadanganbuat nonton pertandingan secara keseluruhan dari sudut pandang atas. Lah ini ngapain dri tribun pers. Kirain semua pelatih pakai kyak gini. Ternyata masih lihat dari samping pandangan datar