Merupakan hal yang wajar jika seorang pesepakbola rutin berteriak di lapangan selama pertandingan. Apalagi seorang bek tengah seperti Upamecano, yang dituntut untuk berkomunikasi secara intens dengan rekan setimnya untuk menggalang pertahanan.
Namun hal itu justru membuat tenggorokan Upamecano sakit tiap seusai laga. Hal tersebut sudah ia rasakan sejak musim lalu. Merasa hal itu akan sangat mengganggu ke depannya, ia pun mengambil langkah tak biasa untuk menyembuhkan sakit tenggorokan.
Upamecano menghubungi seorang penyanyi opera dari Leipzig untuk memberi les vokal padanya. Hasilnya pun ampuh. Ia mengaku suaranya kini tak lagi serak selepas berteriak sepanjang laga, karena ia sudah nenemukan teknik berteriak namun tak merusak pita suara.
Upanecano senang, Munchen pun juga senang.
“Kami butuh Upa yang berada dalam performa terbaik. Jika dia tetap sehat, dia akan menjalani paruh kedua musim dengan bagus,” ujar pelatih Munchen, Julian Nagelsman
#shortsyoutube #football #infobola #sepakbola #footballshort #shortfund #shortsvideo #beritabola #updatebola #upamecano #juliannagelsmann #bayernmunchen

19 Comments

  1. nah min…. kenapa para pemain gamake alat bantu komunikasi, yg kayak di film intel gitu, jadi gaperlu teriak, terus kalo mau ngasih tau temen perubahan posisi dan strategi, ato mau umpan trobos tinggal ngomong di alat itu.

Leave A Reply